Setelah shalat maghrib saya dan teman-teman saya memutuskan untuk datang ke salah satu Rumah Makan yang terletak tidak jauh dari kampus kami. Kami hanya perlu mengitari Rumah Sakit kemudian sampai di depannya dan ada sebuah Rumah Makan yang terkenal dengan masakan sunda dan ayamnya. Terlebih lagi bagi mahasiswa seperti kami yang paling penting adalah, nasinya bisa ngambil sendiri. Itu yang membuat kami datang ke Rumah Makan ini ketika kami memiliki uang yang sedikit berlebih di kantong, harganya yang standar tetapi nasi dan minum bisa ambil sepuasnya menjadi daya tarik Rumah Makan ini. Singkat cerita, setelah makan dan berbincang kami memutuskan untuk ‘geser’ ke tongkrongan favorit kami di sebuah gang kecil dekat kampus kami, ada kedai kopi sederhana yang rasanya bintang lima tanpa wifi gratis, karena alasan ownernya saya ingin menghidupkan suasana dengan saling bertukar sapa dan kata antar pengunjung, bukan datang kemudian berkegiatan masing-masing. Tetapi poin pentingnya bukan pa...